Page 7 - SILSILAH BANI SYUHADA
P. 7

Pertemuan selanjutnya yang pernah kami  hadiri adalah di rumah Bapak M Rofiq
                 Yasin di Cempaka Putih Jakarta pada tahun 1998. Perbedaan antara pertemuan di rumah Bapak
                 Rofiq dengan yang di TMII adalah antara suasana indoor dan outdoor. Selain itu suasananya
                 tidak banyak berbeda secara signifikan. Bedanya adalah bahwa di antara peserta yang hadir
                 kami masih mengenali beberapa wajah-wajah yang kami kenal pada pertemuan di TMII tetapi
                 nama-nama mereka nyaris tidak ada yang ingat. Pada umumnya pertemuan ini berlangsung
                 sukses, lancar dan aman, tetapi di antara para hadirin peserta, kami merasa lebih banyak lagi
                 yang kami belum pernah bertemu sebelumnya. Namun demikian dengan adanya pertemuan ini
                 kami lebih banyak mengenal lagi anggota keluarga besar Bani Syuhada.

                          Pertemuan yang saya bersama isteri hadiri berikutnya adalah pertemuan di rumah
                 Bapak H Amin Hartoni bin Ny Hj Ni'mah (Ny  Tontowi) binti Ny Hj Chafsoh binti Ky H
                 Syuhada di bilangan Pejaten Pasar Minggu Jaksel pada bulan Agustus 2007. Dalam pertemuan
                 ini oleh Ketua FKS Bani Syuhada, Bapak M Mushofa disebutkan bahwa pertemuan sebelum
                 ini terjadi pada 8 tahun sebelumnya (th 1999) di Rumah Bapak Siwan Haris di Kawasan
                 Cibubur Jaktim, di mana pada waktu itu karena satu dan lain hal dengan sangat menyesal kami
                 tidak dapat hadir. Pertemuan di rumah Bapak Amin Hartoni sangat istimewa bagi kami karena
                 hampir semua yang hadir termasuk tuan rumah Bpk Amin sendiri, kami belum pernah bertemu
                 sebelumnya, kecuali Bpk Mushofa yang saya sudah kenal. Ada satu lagi yang kami kenal yaitu
                 Bapak H Muqorrobin bin Ny Kamillah binti Syuhada. Beliau datang pada saat menjelang
                 pertemuan usai, karena salah seorang puterinya sedang dirawat di rumah sakit. Kami salut atas
                 kedatangannya dan kepeduliannya terhadap Forum ini walaupun dalam situasi dan kondisi sulit
                 yang tengah dialami beliau.

                          Merasa sebagai anggota keluarga besar Bani Syuhada, kami merasa terharu bertemu
                 dengan sesama anggota yang selama hidup ini baru bertemu untuk yang pertama kali.
                 Perkenalan dan pertukaran informasi di antara hadirin peserta yang merujuk pada bapak-ibu,
                 kakek-nenek, kakek-nenek buyut baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada dan nenek-
                 moyang sebelumnya secara langsung membuat kita mengenang jasa-jasa orang tua dan nenek
                 moyang kita. Dari antara anggota keluarga besar yang berhubungan darah, dari yang tidak
                 kenal menjadi mengenal, dari saling tukar informasi domisili dan profesi, dari yang berpuluh
                 tahun tidak bersua dll, semua itu membuat pertemuan ini membuahkan suatu nilai tertentu
                 yang tinggi di dalam lubuk hati dan dalam  hidup kita. Hubungan kekerabatan yang akrab
                 seperti ini sudah semestinya  kita syukuri sebagai anugerah yang tidak dapat diukur dengan
                 nilai materi apapun dan seberapapun dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Melalui forum ini
                 aktivitas seperti ini perlu ditingkatkan dan dilestarikan dan  selanjutnya dapat diwariskan
                 diteruskan kepada generasi penerus Bani Syuhada.

                          Atas undangan Bapak Ketua Koordinator FKS  Bani Syuhada, saya beserta isteri
                 menghadiri pertemuan keluarga besar Bani  Syuhada di kediaman Bapak H Muh Lutfi
                 Muqoddas di Komplek Pondok Benda Indah Pamulang - Ciputat pada tanggal 25 Nopember
                 2007. Dalam pertemuan ini kami melihat nuansa lain dari yang lain dari pertemuan-pertemuan
                 sebelumnya, padahal pertemuan terakhir sebelum  ini hanya baru berselang tiga bulan, yaitu
                 pada bulan Agustus 2007 di kediaman Bapak H Amin Hartoni di pasar Minggu Jaksel. Kami
                 melihat wajah-wajah berseri yang kami jumpai pada pertemuan di rumah Bapak Amin Hartoni
                 dan jumlah hadirin pesertapun lebih banyak dan lebih heterogen  daripada pertemuan-
                 pertemuan sebelumnya. Walaupun baru kedua kali ini bertemu dengan mereka, kami bertukar
                 salam dan mengobrol dengan santai dengan mereka seolah-olah kami telah lama saling kenal.
                 Kembali kami memperkenalkan diri kepada mereka karena wajah kenal tetapi nama tidak
                 ingat. Ternyata hal yang serupapun juga mereka alami. Dari pengalaman ini kami menyadari
                 bahwa ingatan manusia itu terbatas, segala sesuatu kalau tidak dicatat niscaya akan mudah
                 terlupakan daripada yang dicatat, sehingga dari sini pulalah timbul ide untuk mencatat event
                 seperti ini terutama mengenai silsilah. Memang telah ada usaha-usaha untuk mengabadikan
                 secara praktis acara seperti ini yaitu dengan kamera atau HP yang dilengkapi kamera, tetapi
                 alangkah lebih baik kalau acara seperti ini diabadikan secara tertulis dan dilengkapi dengan
                 foto/gambar dengan ilustrasi tertulis.





                                                                                                           vi
   www.BaniSyuhada.info
   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12